Cerita Pertama Kali Berhijab Arum Cahya Putri: Mantap Berhijab Pasca Kelahiran Putri Pertama

By Layla Ekrep, Selasa, 26 April 2022 | 16:00 WIB
Cerita Pertama Kali Berhijab Arum Cahya Putri: Mantap Berhijab Pasca Kelahiran Putri Pertama. (Dok. Pribadi Arum Cahya Putri)

Arum: “Selalu ditanya "kamu mau kemana?" seolah aku berhijab untuk tujuan spesial tertentu, atau kayak “mau kondangan, ya?” yang membuat aku tidak nyaman, seolah perhatian tersebut adalah cibiran. “Dibiarin aja, toh kita lagi usaha (berhijab)” selalu aku tanamkan dalam pikiran untuk mengatasinya.

Bagaimana padu padan fashion hijab saat pertama kali berhijab

Arum: “Awalnya pakaian untuk berhijab berupa celana jeans dan semacamnya, tidak banyak punya baju panjang dan longgar, kerudung instan dan baju kaos yang dipakai dengan jaket jadi padu padan hijab andalan. Gaya hijab awal segi empat dan hanya dipeniti. Tapi untuk saat ini, saya terbiasa dengan gamis dan tunik. Jika dalaman pendek, bisa pakai cardigan yang panjang.”

Hijab awal kerudung bergo dan masih sering kelihatan rambut (tidak pakai ciput). (Dok. Pribadi Arum Cahya Putri)

Belajar padu padan hijab dari mana?

Arum: “Belajar dari teman, media sosial, melihat lingkungan sekitar.”

Permasalahan kulit yang dialami semenjak berhijab?

Arum: “Kulit belang dan bruntusan pada bagian yang ditutupi ciput”.

Permasalahan rambut yang dialami saat berhijab?

Arum: “Ketombe, rambut lepek, bercabang, patah, dan rontok.”

Setelah menggunakan hijab, apakah ada perawatan kulit yang berubah? 

Arum: “Perubahannya adalah aku condong memilih bahan kain hijab yang lebih adem dan menyerap keringat, rutin menggunakan sunscreen dan skincare yang dibutuhkan kulit seperti mengandung whitening agar daerah yang belang teratasi, serta face mist tidak pernah lupa untuk menjaga kesegaran kulit.”