Stylo Indonesia - Stylovers, apakah kamu pernah mendengar tentang vitiligo?
Vitiligo merupakan salah satu kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bercak-bercak putih pada kulit akibat hilangnya pigmen melanin.
Pada vitiligo, sel-sel melanosit yang memproduksi melanin mengalami kerusakan atau kehilangan, yang mengakibatkan kulit kehilangan warna dan munculnya bercak putih yang berbeda ukuran dan bentuk.
Penyebab pasti vitiligo belum diketahui secara pasti, namun diduga merupakan hasil dari kombinasi faktor genetik, autoimun, dan lingkungan.
Pada vitiligo, sistem kekebalan tubuh menyerang dan merusak melanosit, sel-sel yang bertanggung jawab untuk menghasilkan pigmen melanin di kulit.
Ini mengakibatkan hilangnya melanin, yang menyebabkan munculnya bercak-bercak putih pada kulit.
Sayangnya, saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan vitiligo secara permanen.
Namun, ada beberapa cara untuk mengelola dan meminimalkan penampilan bercak putih pada kulit:
1. Krim Pencerah Kulit
Krim atau salep pencerah kulit yang mengandung hydroquinone, asam kojic, atau retinoid dapat membantu mengurangi kontras antara kulit normal dan area vitiligo.
2. Terapi Cahaya
Terapi cahaya, seperti terapi PUVA (Psoralen plus Ultraviolet A) atau terapi UVB (Ultraviolet B), dapat merangsang produksi melanin pada area vitiligo.
Terapi ini dilakukan di bawah pengawasan dokter atau ahli dermatologi.
3. Kortikosteroid Topikal
Krim kortikosteroid topikal dapat digunakan untuk mengurangi peradangan dan memperbaiki penampilan kulit vitiligo.
4. Terapi Psoralen dan Terapi Cahaya
Terapi ini melibatkan penggunaan psoralen (zat sensitif terhadap cahaya) diikuti oleh paparan sinar ultraviolet A (UVA) untuk merangsang produksi melanin pada area vitiligo.
5. Mikropigmentasi Medis
Metode ini melibatkan penyuntikan pigmen ke lapisan atas kulit untuk menyamarkan bercak vitiligo.
Selain perawatan medis, dukungan psikologis dan pemahaman mengenai kondisi ini juga penting dalam mengelola vitiligo.
Penting untuk berbicara dengan dokter atau ahli dermatologi yang berpengalaman dalam vitiligo untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat sesuai dengan kondisi kulit Anda.
Meskipun vitiligo belum dapat disembuhkan, ada banyak orang yang dapat hidup dengan vitiligo secara bahagia dan produktif.
Perawatan yang tepat, dukungan sosial, dan sikap yang positif dapat membantu individu mengelola kondisi ini dengan baik.
Vitiligo tidak bersifat menular dan tidak menyebabkan rasa sakit atau gangguan kesehatan secara fisik.
Baca Juga: Penyebab Panu Hingga Vitiligo, Dokter Ungkap Dampak Kulit Sering Terpapar Matahari
Namun, kondisi ini dapat mempengaruhi penampilan fisik seseorang dan berdampak pada kesejahteraan psikologis.
(*)
(Sebagian artikel ini dibuat dengan bantuan chat AI)
StopBeautyShaming merupakan kampanye gerakan nyata dari Stylo Indonesia.
Stylo Indonesia adalah platform media & komunitas organik terlengkap mengenai dunia lifestyle, fashion dan beauty bagi dan seluruh perempuan Indonesia.
Rekomendasi Produk Perawatan Rambut dan Alat Rambut dengan Desain Apik Sekaligus Menyenangkan
KOMENTAR