Bak Petir di Siang Bolong! Indonesia Dapat Peringatan dari Ahli Epidemiologi Dunia Karena Masuki Fase Kritis, Dimana Rumah Sakit Mulai Penuh Sementara Kasus Harian Masih Meninggi

By Ristiani Theresa, Kamis, 27 Agustus 2020 | 19:42 WIB
Ahli Epidemiologi Dunia Peringatkan Indonesia Masuki Fase Kritis, Rumah Sakit Mulai Penuh Sementara Kasus Harian Masih Meninggi (intisari.grid.id)

"Bila ini tak bisa kita nilai, itu bukan sesuatu yang aman-aman saja. Malah sebaliknya, kita berada dalam posisi yang rawan karena kita tidak bisa menilai situasi sesungguhya di wilayah tersebut," lanjut Dicky.

Baca Juga: Kasus Corona di Indonesia Capai Angka 153 Ribu Orang, Pemerintah Australia Pastikan Indonesia Dapat Distribusi Vaksin Covid-19 Buatannya

Indikator kedua adalah infection rate yang juga dipengaruhi oleh kapasitas testing.

Dicky menyebut infection rate tersebut bisa menilai seberapa parah virus corona telah menyebar.

Ketiga, positivity rate baik pada level nasional maupun daerah yang berada di atas rata-rata global atau indikator WHO, yaitu di bawah 5 persen.

"Rata-rata kita di atas 10 persen, belum pernah turun di bawah 10 persen. Tentu ini situasinya rawan," kata Dicky.

Indikator terakhir untuk menilai bahwa Indonesia berada pada fase rawan adalah persentase penggunaan tempat tidur rumah sakit yang menunjukkan peningkatan.

Menurut dia, setiap daerah harus melakukan evaluasi terhadap indikator-indikator tersebut untuk melihat sejauh mana tingkat keseriusan kondisi Covid-19.

Oleh karena itu, Dicky mengimbau agar semua daerah menguatkan testing dan tracing, sehingga mendapatkan data yag memadai secara epidemiologi.

Baca Juga: Berita Gembira! Presiden Baru Saja Ketuk Palu Cuti Bersama Idul Fitri Digeser ke Akhir Tahun, PNS Bakal Dapat 11 Hari Libur Nih!

"Saya harap dalam fase rawan ini testing kita bisa menangkut, terlebih masih didominasi oleh Jakarta, sementara daerah lainnya belum menerapkan testing sesuai target WHO," kata Dicky.

Ia menngatakan, jika Indonesia bisa melakukan 50.000 hingga 100.000 testing per hari, pati akan sangat menunjang keberhasilan dalam mengendalikan pandemi ini.