Paparan Sinar Matahari Ancam Bikers Terkena Kanker Kulit, Ketahui Pencegahannya Menurut Ahli!

By Cerysa Nur Insani, Senin, 24 Agustus 2020 | 14:40 WIB
Paparan Sinar Matahari Ancam Bikers Berisiko Terkena Kanker Kulit, Ketahui Pencegahannya Menurut Ahli! (www.freepik.com)

Stylo.ID - Bagi Stylovers yang sering bepergian menggunakan sepeda motor atau kerap disebut bikers, perlu berhati-hati terhadap risiko terkena kanker kulit akibat paparan sinar matahari.

Baik mengendarai motor sendiri atau sering menggunakan ojol, para bikers ternyata menghadapi risiko yang lebih besar untuk terkena kanker kulit karena paparan sinar matahari.

Kali ini dokter spesialis kulit dan kelamin Dr. Kardiana P. Dewi, Sp.KK berbagi secara detil mengenai paparan sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit.

dr. Kardiana Purnama Dewi Sp.KK (Cece Stylo.ID)

Sinar matahari memiliki 3 jenis pancaran sinar UV yaitu UVA, UVB, dan UVC. 95% dari sinar matahari adalah UVA yang dapat menembus ke dalam kulit dan mengakibatkan efek penuaan pada kulit kita.

Sedangkan UVB adalah sinar UV yang mengakibatkan kulit kita menjadi lebih gelap atau gosong setelah berada di bawah sinar matahari.

UVC sendiri biasanya sudah sepenuhnya disaring oleh lapisan ozon, sehingga tak mencapai permukaan tanah meski tak menutup kemungkinan adanya radiasi UVC yang menembus akibat lapisan ozon yang bolong.

Baca Juga: Kerap Dilakukan Wanita Milenial, Inilah Kebiasaan Buruk yang Bisa Picu Kanker Kulit, Jangan Dianggap Sepele!

Pengaruh radiasi sinar UV dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya waktu, posisi wilayah tempat kita beraktivitas, cuaca yang terik atau mendung, serta kadar kelembapan udara.

Indonesia sebagai sebuah negara yang terletak di garis khatulistiwa, tentunya secara umum akan mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup intens sepanjang tahun.

Radiasi sinar UV sendiri paling kuat berada pada pukul 10.00 pagi hingga 15.00 sore. Pada pagi hari, cahaya matahari justru bisa menyehatkan bagi kulit dan tubuh.

Namun apabila kita sering terkena paparan sinar UV yang kuat di siang hari, hal tersebutlah yang berisiko menyebabkan kanker kulit.

Bahaya Kanker Kulit

Menurut Dr. Kardiana Dewi ada 3 jenis kanker kulit yang perlu diketahui yaitu karsinoma sel basal yang paling umum terjadi akibat paparan sinar matahari, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma maligna yang paling ganas.

Selain paparan sinar matahari, kanker kulit juga bisa disebabkan oleh faktor genetik.

Selain itu, orang-orang dengan warna kulit yang lebih putih juga lebih berisiko terkena kanker kulit dibandingkan yang berwarna kulit lebih gelap.

Kanker kulit jenis karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa biasanya hanya tumbuh pada suatu area kulit saja.

Sedangkan melanoma maligna yang tergolong kanker ganas bisa menyebar ke area dan organ tubuh lain di sekitarnya.

Kemunculan kanker kulit karsinoma sel basal ditandai dengan munculnya benjolan sebesar mutiara kecil yang teksturnya datar, padat, dan mengkilap.

Agak berbeda dengan karsinoma sel basal, benjolan yang muncul sebagai gejala karsinoma sel skuamosa umumnya berwarna pucat dan tidak mengkilap dengan ceruk yang lebih rendah di tengahnya.

Sedangkan gejala melanoma maligna terlihat seperti tahi lalat dengan bentuk asimetris, berwarna hitam kecoklatan, diameter lebih dari 6 mm, dan terlihat adanya perubahan di mana sebelumnya tanda tersebut tidak terlihat seperti itu.

Baca Juga: Meski Bisa Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Tetap Waspada Dampak Buruk Berjemur bagi Kesehatan, Bisa Kanker Kulit?

Dari sisi medis, penanganan untuk karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa bisa dilakukan dengan proses bedah untuk mengangkat jaringan kanker yang tumbuh di area kulit tertentu.

Sedangkan untuk melanoma maligna perlu dilakukan treatment seperti radioterapi dan kemoterapi.

“Dan tentunya perlu diperiksa ke organ lainnya sudah menyebar atau belum, karena dia (melanoma maligna) yang paling ganas,” jelas dr. Kardiana Dewi.

Pencegahan Kanker Kulit yang Bisa Dilakukan Para Bikers

Pencegahan Kanker Kulit yang Bisa Dilakukan Para Bikers (Pinterest)

Tak perlu khawatir, karena ada sejumlah langkah pencegahan kanker kulit yang bisa dilakukan oleh para bikers sesegera mungkin.

Risiko setiap bikers berbeda tergantung pada pukul berapa mereka berkendara dengan motor.

Bagi bikers yang berkendara hanya di pagi dan sore hari risikonya lebih kecil karena paparan sinar UV yang tidak begitu kuat.

Namun bagi bikers yang sering berkendara dengan motor di siang hari, berikut perlindungan ekstra yang perlu dilakukan menurut Dr. Kardiana Dewi.

Helm tidak dapat menghalangi radiasi UVA, sehingga tetap perlu menggunakan sunblock atau sunscreen pada wajah dan juga tangan.

Kenakanlah sarung tangan serta manset atau jaket untuk menutupi tubuh bagian lengan saat berkendara.

Selain itu, hindari penggunaan skincare yang menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Ketika menggunakan sunblock, tentunya kita akan menemukan istilah SPF dan PA pada kemasannya.

SPF adalah perlindungan terhadap UVB sementara PA merupakan perlindungan terhadap UVA.

Baca Juga: Cara Memutihkan Kulit Tangan yang Belang Akibat Sering Naik Motor Hanya dengan Beras, Wajib Tahu Nih!

Pilihlah sunblock dengan kandungan SPF minimal 30 hingga 50 dengan PA++ hingga PA+++.

Menurut Dr. Kardiana Dewi, kandungan SPF 30 sudah dapat melindungi kulit dari 97% UVB sedangkan kandungan SPF 50 dapat melindungi kulit dari 98% pancaran UVB.

Pastikan wajah bersih sebelum memakai sunblock. Apabila wajah berminyak atau kotor di siang hari, boleh cuci muka terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan ulang sunblock.

“Dan bagi perempuan yang pakai makeup kayak BB cream, jangan mengandalkan SPF dari makeup, tetap pakai sunblock sendiri sebelumnya,” pesan Dr. Kardiana Dewi.

Nah, itu dia Stylovers pencegahan kanker kulit akibat paparan sinar matahari yang mengancam bikers menurut Dr. Kardiana P. Dewi, Sp.KK. Jangan sampai lupa, ya! (*)

#SemuaBisaCantik