LAGI VIRAL, Tanggapan Kementan Soal Kalung Antivirus yang Jadi Bahan Perdebatan di Twitter

By Stylo Indonesia, Minggu, 5 Juli 2020 | 19:45 WIB
LAGI VIRAL, Tanggapan Kementan Soal Kalung Antivirus yang Jadi Bahan Perdebatan di Medsos (Kompas.tv)

Hasilnya, eucalyptus menunjukkan memiliki kemampuan antivirus 80-100 persen tergantung jenis virus, termasuk virus corona yang digunakan dalam pengujian, serta virus influenza H5N1.

Akan tetapi, pengujian belum menggunakan virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

“Belum digunakan virus Covid-19 yaitu SARS CoV-2 karena kami tidak punya virus tersebut,” ujar Fadjry saat dihubungi Kompas.com saat itu.

 Baca Juga: Haruskah Pakai Masker Saat Berhubungan Seks Agar Tidak Terinfeksi Covid-19?

Meski demikian, kata Fadjry, zat aktif dalam eucalyptus yakni 1,8 cineol (eucalyptol) dalam beberapa studi pengujian terbukti dapat terikat ada Mpro virus corona jenis apapun.

Mpro sendiri berperan dalam replikasi virus, dan inilah yang ditarget supaya replikasi terhambat.

“Mpro ini memiliki spesifisitas substrat yang conserved di antara virus corona. Sehingga desain inhibitor spektrum luas yang menghambat semua main ptotease coronavirus layak digunakan untuk semua Coronavirus termasuk SARS-CoV-2 ini,” kata dia.