Stylo Indonesia - Perawatan saraf gigi atau perawatan saluran akar (PSA), sering dianggap menyeramkan karena banyaknya mitos yang beredar.
Padahal, prosedur ini sebenarnya bertujuan untuk menyelamatkan gigi yang terinfeksi atau rusak parah.
Lalu, apa saja mitos seputar PSA yang sering beredar di masyarakat? Dikutip dari situs web American Association of Endodontists, berikut daftar mitos dan faktanya.
Mitos #1: Perawatan saraf gigi sangat menyakitkan
Salah satu alasan mengapa banyak orang yang takut menjalani PSA umumnya disebabkan oleh anggapan bahwa prosedur perawatan ini sangat menyakitkan.
Faktanya, dengan dengan teknologi kedokteran gigi yang sudah maju dan penggunaan anestesia, rasa sakit selama prosedur dapat diminimalisasi.
Agar proses ini berjalan aman dan nyaman, pastikan dokter gigi terdekat di wilayah Stylovers merupakan dokter gigi yang tepercaya.
Sebagai rekomendasi, Stylovers bisa melakukan perawatan saraf gigi di Damessa yang langsung ditangani oleh dokter spesialis gigi lulusan universitas bergengsi di Indonesia.
Baca Juga: Jadi Tren Kecantikan 2024, Ternyata Ini Perawatan Gigi yang Paling Diminati Perempuan
Mitos #2: PSA memicu penyakit baru
Penelitian menunjukkan perawatan saraf gigi dan saluran akar aman serta tidak menyebabkan masalah kesehatan di bagian tubuh lain. Bahkan, pasien yang menjalani perawatan saraf gigi punya risiko lebih rendah terkena kanker dibanding yang tidak menjalaninya.
Mitos #3: PSA hanya untuk gigi rusak parah
Rekomendasi Produk Perawatan Rambut dan Alat Rambut dengan Desain Apik Sekaligus Menyenangkan
KOMENTAR