Benarkah Penyintas Covid-19 Lebih Kebal dari Orang yang Divaksin? Ini Kata Ahli!

By Astria Putri Nurmaya, Selasa, 31 Agustus 2021 | 19:55 WIB
Benarkah Penyintas Covid-19 Lebih Kebal Dari Orang yang Divaksin? Ini Kata Ahli! (Freepik.com)

Misalnya, tingkat rawat inap yang lebih tinggi dalam analisis 32.000 orang, didasarkan pada hanya delapan rawat inap dalam kelompok yang divaksinasi dan satu kelompok yang sebelumnya terinfeksi.

Dan peningkatan risiko infeksi 13 kali lipat dalam analisis yang sama, didasarkan pada hanya 238 infeksi pada populasi yang divaksinasi, kurang dari 1,5 % dari 16.000 orang, dibandingkan 19 infeksi ulang di antara jumlah orang yang sama yang pernah menderita SARS-CoV-2.

Tidak seorang pun dalam penelitian ini yang terinfeksi SARS-CoV-2 meninggal, yang menunjukkan bahwa vaksin masih menawarkan perisai yang tangguh terhadap penyakit serius, meski tidak sebaik kekebalan alami.

Dalam analisis lain, para peneliti membandingkan lebih dari 14.000 orang yang terkonfirmasi Covid-19 dan masih belum divaksinasi, dengan jumlah yang setara dengan orang yang sebelumnya terinfeksi yang kemudian menerima satu dosis vaksin Pfizer-BioNTech.

Baca Juga: Perempuan Haid Perlu Perhatikan Hal Ini Sebelum Vaksinasi Covid-19!

Tim menemukan bahwa kelompok yang tidak divaksinasi dua kali lebih mungkin terinfeksi ulang dibandingkan dengan kelompok yang divaksinasi tunggal.

"Kami terus meremehkan pentingnya kekebalan infeksi alami, terutama ketika (infeksi) baru terjadi," ujar Eric Topol, seorang dokter-ilmuwan di Scripps Research.

"Dan ketika Anda meningkatkannya dengan satu dosis vaksin, Anda membawanya ke tingkat yang tidak mungkin Anda tandingi dengan vaksin mana pun di dunia saat ini," lanjut dia.

Tetapi masih menjadi pertanyaan, apakah analisis yang dilakukan itu melibatkan orang yang terinfeksi, sebelumnya telah menerima satu dosis vaksin atau bahkan dosis lengkap, dan apakah orang tersebut tidak pernah terinfeksi sebelum divaksinasi. (Traya/Stylo)(*)

Artikel ini telah tayang di GridHealth.id dengan judul, "Ilmuwan Sebut Penyintas Covid-19 Lebih Kebal Daripada yang Divaksin".

Penulis: Soesanti Harini Hartono