Berhubungan Seks Pagi Atau Malam Hari, Mana yang Terbaik Menurut Pakar?

By None, Selasa, 7 April 2020 | 19:25 WIB
Berhubungan Seks Pagi Atau Malam Hari, Mana yang Terbaik Menurut Pakar? (Pinterest)

Stylo.ID - Berhubungan intim menjadi salah satu kegiatan yang bermanfaat bagi setiap pasangan.

Namun, berhubungan intim akan jadi lebih baik saat kamu melakukannya di waktu yang tepat.

Perdebatan antara lebih baik bercinta pada pagi hari atau malam hari juga telah bergulir lama.

Baca Juga: Rutin Berhubungan Intim Setiap Minggu Dapat Menunda Menopause? Simak Penjelasan Pakar!

Perselisihan pendapat ini biasanya melibatkan pria di satu sisi dan wanita di sisi lainnya.

Para pria karena pada umumnya terangsang setelah bangun, akan menyukai juga seks pada pagi hari.

Tetapi para wanita sering lebih suka bercinta pada malam hari ketika segalanya lebih rileks, di mana pekerjaan di dalam maupun luar rumah telah selesai dan anak-anak sudah tidur.

Seperti yang diansir Stylo.ID dari Kompas.com, Laurie J. Watson LMFT, LPC, Direktur Klinis di Awakenings Counseling for Couples and Sexuality di Raleigh, Greensboro dan Winston-Salem, Carolina Utara, menerangkan sedikitnya ada tiga faktor yang dapat memicu perbedaan pendapat antara pria dan wanita terkait waktu ideal.

Baca Juga: Ternyata Inilah Jumlah Kalori yang Terbakar Saat Berhubungan Seks!

Berikut penjelasannya:

1. Perbedaan testosteron

Testosteron adalah hormon yang berpengaruh terhadap libido baik pada pria maupun wanita.

Penulis Buku Wanting Sex Again: How to Rediscover Your Desire and Heal a Sexless Marriage itu menyebut pria memang memiliki lonjakan testosteron antara pukul enam dan sembilan pagi.

Para pria secara alami suka memanfaatkan gejala ereksi pada pagi hari.

2. Siklus hormon

Watson menerangkan pria dapat mengalami peningkatakan 25 - 50 persen testosteron harian di pagi hari, yang berarti mereka memiliki nafsu besar untuk melakukan seks dini.

Sementara untuk wanita, bagaimanapun, perubahan signifikan dalam testosteron tidak terjadi setiap hari, tetapi setiap bulan.

Peningkatan tetosteron terbesar pada wanita terjadi pertengahan bulan selama ovulasi.

"Dan peningkatan itu tidak sedramatis apa yang dialami pria," jelas Watson dalam tulisannya yang dimuat dalam Psychology Today.

Baca Juga: 5 Tips Aman Berhubungan Seks di Tengah Pandemi Corona COVID-19, Jangan Sampai Berisiko!

3. Kebersihan

Banyak wanita memiliki masalah kebersihan sebelum berhubungan seks.

Jadi bagi mereka, pikiran tentang napas pagi dan keringat serta bau genital yang didapatkan setelah tidur dapat menghancurkan keinginan untuk berhubungan seks.

Sementara masalah kebersihan mungkin menjadi hal terakhir yang dipikirkan oleh para pria.

Untuk mendorong seks pagi hari

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendorong pasangan melakukan seks pada pagi hari, ini di antaranya:

1. Fokus pada manfaatnya

Di mana setelah berhubungan seks, hormon vasopresin bakal naik.

Hal itu akan mendorong pria merasa lebih terikat secara emosional.

Baca Juga: Seksi Banget! Intip Tampilan Nikita Willy Saat Pole Dance Cuma Pakai Bra Ketika Karantina di Rumah

2. Mulai lebih lambat

Waktu yang tersedia lebih banyak pada pagi hari bisa dihabiskan untuk berpelukan dan berbaring bersama di ranjang dengan ragam pujian.

Ginekolog dan peneliti Inggris, Gabrielle Downey, mengatakan bahwa satu-satunya gangguan terbesar pada hasrat wanita adalah citra tubuhnya.

Jadi, katakan padanya bahwa Anda menyukai penampilannya apa pun yang terjadi saat pagi hari.

3. Tidur lebih awal

Kurang tidur dapat menurunkan kadar testosteron pada pria maupun wanita.

Tidur cukup sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormon maksimum serta membatasi keluarnya hormon stres kortisol yang dapat mengganggu keinginan setiap pasangan untuk bercinta.

Baca Juga: 4 Zodiak yang Punya Hasrat Seksual Tinggi dan Hebat di Ranjang! Kekasih Kamu Juga Nggak Nih?

Untuk mendorong seks malam hari

1. Tonton olahraga kompetitif

Penelitian menunjukkan menonton olahraga kompetitif dapat meningkatkan perasaan agresi dan meningkatkan testosteronnya.

Hal ini sangat bagus jika pasangan adalah penggemar olahraga.

2. Pesan penuh kasih sepanjang hari

Bangun antisipasi tentang kebersamaan sepanjang hari untuk memanfaatkan peningkatan kecil testosteron dalam tubuh pasangan wanita.

Mengirimkan teks penuh kasih dan apresiatif membangun hubungan emosional yang mungkin menjadi pemicu yang bahkan lebih kuat baginya daripada testosteron.

Baca Juga: Terungkap! Kisah Lady Diana 7 Tahun Tanpa Hubungan Seks dengan Pangeran Charles

3. Berolahraga bersama di penghujung hari

Menurut Watson, 30 menit hingga 40 menit latihan daya tahan yang intens meningkatkan kadar testosteron. 

Jadi, kamu lebih tertarik bercinta di pagi atau malam hari nih, Stylovers? (*) Dinda Stylo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bercinta Pagi Atau Malam Hari, Mana yang Lebih Baik?" Editor : Irawan Sapto Adhi